|
Artikel
Utama

Buat
Apa Ikut PDHI?
Oleh: Drh. Heru S Prabowo
Saya
yakin diantara kita pasti banyak yang mempunyai pemikiran
dan keraguan untuk memutuskan apakah mau menjadi anggota PDHI
dimana kita berada atau hanya sekedar mengikuti acara yang
diadakan oleh PDHI khususnya Jatim II.
Diantara
kita pasti juga banyak yang mempunyai pandangan skeptis dan
apriori terhadap keberadaan organisasi ini. Buat apa ikut
atau bahkan aktif di PDHI wong kegiatannya itu-itu saja? Buat
apa ikut wong tidak ada manfaatnya? Buat apa ikut PDHI wong
tidak memberi nilai tambah apapun. Lebih baik mengikuti kegiatan
lain yang bisa menghasilkan uang. Ngapain ikut wong untuk
kerja saja saya sudah kehabisan waktu? Saya
pribadi awalnya kadang-kadang juga mempunyai keraguan seperti
itu.
Kemudian,
secara sadar akhirnya saya berpikir bahwa setuju atau tidak
setuju PDHI adalah satu-satunya wadah dokter hewan yang ada
di Indonesia. Ini merupakan satu-satunya wadah dokter hewan
untuk berorganisasi, wadah untuk berinteraksi, wadah untuk
membangun jaringan, wadah untuk mengembangkan diri dan wadah
untuk mengaktualisasikan diri sebagai seorang professional,
dokter hewan. Apakah PDHI khususnya Jatim II bisa menampung
aspirasi kita?
Apakah
PDHI sebagai organisasi dokter hewan mampu menjembatani dokter
hewan dan mampu mewujudkan fungsi organisasinya? Bisakah PDHI
sebagai organisasi professional menumbuhkan perasaan bangga
pada dokter hewan yang bergabung di dalamnya?

Logo
PDHI
Siapakah
PDHI?
PDHI
adalah perhimpunan dokter hewan. Perhimpunan kita sendiri.
Apakah organisasi ini bisa eksis dan berfungsi tergantung
pada dokter hewan yang bergabung di dalamnya. Eksistensi organisasi
ini ada dalam hati dan pemikiran dokter hewan yang bergabung
di dalamnya. Eksistensi organisasi ini tidak semata-mata ditentukan
oleh pengurusnya. Sebagai anggota kita juga mempunyai peran
penting untuk menentukan maju atau tidaknya organisasi. Perasaan
apatis dan apriori tidak akan merubah keadaan.

Vet
Family Gathering
Tantangan
PDHI khususnya Jatim II dimasa yang akan datang adalah membawa
organisasi menjadi organisasi yang eksis, bisa menjalankan
fungsinya sebagai organisasi professional dan mampu menumbuhkan
perasaan bangga pada diri anggota menjadi bagian dari organisasi
yang berkualitas. Kita nantinya ingin dokter hewan mengatakan
dengan bangga "Saya anggota PDHI".

Continuing
Education
Kalau
kita mencermati PDHI Jatim II yang sekarang, kita bisa merasakan
ada nafas "kehidupan" pada organisasi ini. Ada semangat didalamnya.
Ada niat dan keinginan untuk menjadi lebih baik dan ada aksi
nyata.
Selama
3 tahun terakhir ini sudah berapa kali acara Family Gathering
bisa di laksanakan? Ada berapa program Continuing Education
(CE) dilakukan pada beberapa kelompok minat hewan tertentu?
Sudah berapa edisi Koran PDHI yang berhasil diterbitkan,
sudah berapa kali pameran diikuti, bahkan PDHI Jatim II mempunyai
website internet untuk Koran PDHI. Anda dapat mengaksesnya
di www.koranpdhi.com.
Saat
saya berada di New Zealand beberapa waktu yang lalu saya tunjukkan
dengan bangga website Koran PDHI pada kolega dokter hewan
di sana. Mereka pun tidak menyangka ada perhimpunan dokter
hewan di Indonesia. Apalagi cabang Jatim II, yang bisa mempunyai
website ter-update ini.
Saya
rasa tanpa ada niat, kesungguhan dan usaha, tidak mungkin
pencapaian tersebut bisa kita raih. Kalau
saya boleh mengatakan, ini merupakan lompatan yang luar biasa.
Lompatan yang harus kita dukung agar berkembang dan terus
berkembang.
PDHI
Jatim II paling tidak sudah bisa mulai menunjukkan geliat
organisasi yang sadar akan eksistensi dirinya. Bagaimana harus
memposisikan diri organisasi dalam percaturan yang lebih luas
dan global dan memainkan peranan sebagai organisasi professional
yang mampu menjawab permasalahan dan memberikan sumbangan
pemikiran professional dan manfaat bagi masyarakat.
Kalau
saya bangga menjadi dokter hewan dan menjadi anggota PDHI
Jatim II, mengapa Anda tidak?
|