Edisi 006
Agustus 2005

Artikel Utama
Dokter Hewan Indonesia, masihkah bertaring...?

Profil
Drh. Bambang Soetedjo

Drh. Hermanto Subaidi

Wawancara dengan Ketua PDHI Jatim II

Serbet (seputar berita terkini)
Kebijakan pemerintah tentang KESMAVET


Laporan Munas Praktisi Hewan Kecil

Seputar Avian Influenza

Konsultasi
Papilomitosis pada sapi

Kolom PIDHI

Pelatihan anggrek

Klinik
Operasi caesar pada sapi

Seri Continuing Education
Enukleasi yang Benar & Caesar pada Anjing

Kegiatan PDHI Jatim II 2005
Pameran Flora dan Fauna

Dari anda
Berubah atau Mati

Seputar Berita Tekini

MUSYAWARAH NASIONAL DOKTER HEWAN PRAKTISI MINAT HEWAN KECIL 2005
Laporan dari Yogyakarta


Akhirnya para dokter hewan minat hewan kecil memiliki wadah formal di bawah PDHI pertama kalinya setelah beberapa tahun dokter hewan praktisi minat hewan kecil memiliki wadah dalam bentuk Forum Komunikasi. Wadah tersebut tercetus dan mendapatkan legalisasi dari PB PDHI dalam Musyawarah Nasional Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Di Yogyakarta pada tanggal 22-24 Juli 2005 yang lalu. Meskipun kegiatan ini baru pertama kali diadakan, namun telah diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut informasi panitia, selain dari berbagai kota di jawa, terdapat pula peserta yang berasal dari kalimantan, bali, sumatra dan sulawesi bahkan NTB, sehingga memang layak jika kegiatan ini dikatakan sebagai ajang pertemuan dokter hewan minta praktisi hewan kecil nasional.

Acara dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Ruang Konvensi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gajah Mada (UGM) – Yogyakarta. Nampak Sekjen PB PDHI, Drh. Wiwiek Bagja menghadiri MUNAS dan sekaligus meresmikan adanya lembaga ini.

Acara didahului dengan pelaksanaan MUNAS untuk memilih ketua Forum serta dilanjutkan dengan seminar ilmiah. Seminar Ilmiah yang dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut menghadirkan lebih dari 10 pembicara dari berbagai kota dan disiplin ilmu serta lebih dari 15 topik pembicaraan. Tema utama yang diambil dalam seminar kali ini adalah “Kasus Medis dan Non Medis di Meja Praktek Dokter Hewan”. Setiap pembicara menyampaikan pengalaman mereka dalam menangani kasus-kasus hewan kecil selama mereka berpraktek. Hadir pula Drh. Syafri Sikar, yang merupakan dokter hewan senior praktisi Kuda yang menyampaikan topik Dasar Bedah Ortopedi .

Hal istimewa yang ditemukan dalam MUNAS PERDANA ini adalah pada saat pemilihan ketua. Saya tidak tahu apakah ada hubungannya, namun KETUA PERDANA FORUM ini adalah DRH. PERDANA yang sehari-harinya beraktifitas di Rumah Sakit Hewan (RSH) Jakarta. Menurut Drh. Perdana, nantinya Forum ini hanyalah merupakan Forum yang digunakan untuk meningkatkan kualitas dokter hewan praktisi hewan kecil dalam segi skill dan kemampuan medis yang bersifat non teritorial. Forum ini tidak merupakan lembaga yang akan melakukan advokasi legal pada dokter hewan karena fungsi tersebut tetap menjadi wewenang PDHI secara khusus.

Berikutnya, masih menurut PERDANA, forum Komunikasi ini akan lbih berkonsentrasi dalam melakukan berbagai kursus lanjutan dan continuing education bagi dokter hewan praktisi minat hewan kecil dan berusaha menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

Bertolak belakang dari suhu memanas yang terasa selama MUNAS ternyata tidak dirasakan oleh anggota PDHI Jatim 2, hnya 5 orang dokter hewan anggota PDHI Jatim 2 yang menghadiri MUNAS ini, Peserta terbanyak berasal dari PDHI Jatim I, khususnya Surabaya. Bahkan dokter hewan yang berasal dari kota Yogyakarta-pun tidak banyak terlihat dalam MUNAS ini. Semoga hasil MUNAS ini dapat menjadi pemicu bagi dokter hewan yang berminat sebagai praktisi hewan kecil untuk lebih agresif dalam mengkampanyekan profesi medis veteriner ini. (dfk
)

 
Copyright © PDHI Cabang Jawa Timur II | Site by