|
P O J O K

Oleh:
Drh. Rulli Yemima
Malang - Jawa Timur
Selayang Pandang Munas ADHPHKI
Seringkali profesi kita dipandang sebelah mata, yang hanya dilihat sebagai dokter “ anjing atau
kucing” . Belum lagi Undang-undang dan aparat pemerintahan yang tidak memihak pada kita sehingga profesi kita semakin terpuruk. Ditambah lagi sering terjadinya konflik antar Dokter Hewan,sehingga menambah citra yang buruk bagi profesi Dokter Hewan. Sudah saatnya bagi kita para Dokter Hewan untuk bangkit, merapatkan barisan, menyatukan visi untuk memajukan profesi kita dan membuat profesi “diakui” oleh bangsa sendiri dan bangsa lain.
Berbagai kegiatan sudah dilakukan mulai dengan dibentuknya PDHI, Assosiasi–asosiasi Dokter
Hewan Praktisi, adanya Continuing Education, seminar–seminar ,bahkan PDHI juga berusaha untuk meyakinkan pemerintah melalui DPR agar segera mensahkan Undang–undang yang dapat melindungi profesi Dokter Hewan dan membuat profesi Dokter Hewan semakin dihargai.
Latar belakang dilaksanakannya Munas ADHPHKI adalah untuk mempererat jaringan antar Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil di Indonesia, saling berbagi pengalaman, menambah wawasan dan meningkatkan kualitas Dokter Hewan praktisi hewan kecil di Indonesia.
Disamping itu juga Munas sebagai penutup kepengurusan ADHPHKI periode 2004 – 2008 dan pemilihan pengurus baru periode 2008 – 2012, serta diadakannya Continuing Education sebagai bentuk realisasi dalam usaha meningkatkan kualitas Dokter Hewan praktisi di Indonesia.
Pada Munas ke II yang diadakan di “Sate House “ Sriwijaya, Semarang tanggal 27 – 28 Juni 2008, akhirnya terpilih Ketua baru ADHPHKI yaitu Drh. Gunadi, teriring dengan harapan semakin eratnya hubungan antar Dokter Hewan praktisi hewan kecil di Indonesia serta semakin meningkatnya kualitas dan profesionalisme kerja Dokter Hewan Praktisi di Indonesia . Munas yang ke III direncanakan diadakan tahun 2011 di Surabaya.
BRAVO PROFESI VETERINER !!!!
|